Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

PKB Bukan Sekadar Partai Tapi Mandat Perjuangan NU

Berita Headline
PKB Bukan Sekadar Partai Tapi Mandat Perjuangan NU

PKBNews - PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) bukan sekadar partai politik, melainkan partai mandat dari perjuangan kaum Nahdlatul Ulama (NU) sebelum kemerdekaan. Demikian ditegaskan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Abdul Muhaimin Iskandar, Senin (27/3/2017) seusai melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Pamekasan, Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB Pamekasan, Dewan Pengurus Ranting (DPRt) PKB Pamekasan dan badan otonom (banom) se-Pamekasan.

Menurut Ketum PKB H Abdul Muhaimin Iskandar, PKB adalah satu-satunya partai warisan dari perjuangan ulama Indonesia.

"Bersyukurlah para kader PKB karena menjadi kader partai yang memperoleh mandat dari perjuangan para ulama Indonesia," ujarnya.

Muhaimin berkata, lahirnya PKB di Indonesia, tidak lain untuk menjadi motor penggerak demokrasi. Hal itu terbukti, PKB sebagai partai perwakilan dari NU mampu memenangi Pemilihan Umum (Pemilu) usai reformasi, yaitu naiknya Gusdur sebagai Presiden Indonesia.

Ia menambahkan, berjuang digaris politik dengan berpolitik di PKB merupakan salah salah satu cara yang kongkret membesarkan NU.

"Saya meminta DPC PKB Kabupaten Sampang untuk memenangkan Pileg 2019, sehingga kita memiliki kekuatan politik di legislatif. Dengan itu kita mampu membuat kebijakan untuk kemaslahatan umat," ujar pria yang biasa disapa Cak Imin itu.

Cak Imin berkata, peran PKB di pemerintahan saat ini sangat dibutuhkan untuk memecahkan berbagai masalah kebangsaan. Masalah-masalah bangsaan tersebut hanya mampu diselesaikan partai yang memiliki ideologi ahlisunnah waljamaah.

"Problema kebangsaan terutamanya isu-isu agama saat ini mulai mengkhawatir. Semua butuh segera diselesaikan dan penyelesaiannya hanya dengan pendekatan Islam yang aswajais," tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur (Jatim) Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua DPW PKB Jatim Baddrut Tamam dan beberapa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Jatim, yakni Thoriqul Haq, Anik Maslachah, Ka'bil Mubarok dan Chusainuddin.