Pemerintah Tak Perlu Panik

Berita Utama
Pemerintah Tak Perlu Panik

Jakarta - WAKIL Bendahara Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaikhul Islam Ali meminta pemerintah tak perlu panik merespons pelemahan nilai tukar rupiah. Apalagi sampai membentuk crisis center.

"Merosotnya nilai tukar rupiah hingga tembus Rp14.000 per dolar Amerika Serikat tidak perlu direspons pemerintah dengan pembentukan pusat krisis. Pemerintah tidak perlu panik, fokus saja pada fundamental ekonomi," katanya di Jakarta, Selasa (25/8).

Menurut Syaikhul, pelemahan rupiah harus dipahami dalam konteks pelemahan perekonomian global. Sehingga pemerintah tidak perlu tergesa-gesa membuat pusat krisis. Pusat krisis, tambah Syaikhul, justru menimbulkan persepsi negatif seolah-olah negara telah memasuki kondisi krisis perekonomian.

"Faktanya kita tidak krisis, kalau ada usulan membuat pusat krisis, saya kira belum perlu, malah bisa jadi sentimen negatif oleh pasar,” katanya.

Anggota Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu menyarankan agar pemerintah dan pemangku kepentingan terkait agar bekerja sama dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional.

"Yang penting tetap waspada, dan ada sinergi kebijakan antara pemerintah, BI dan OJK untuk menjaga ketahanan perekonomian kita. Jagan jalan masing-masing,” tandasnya.

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
JL. Raden Saleh No 9 Jakarta Pusat 10430
Telp : 021-3145328 FAX : 021-3145329
Email :
MEDIA CENTER DPP PKB
Situs resmi Partai Kebangkitan Bangsa.
Jika ingin berpartisipasi, silakan
Kirim artikel / Foto ke email:
© 2016 PARTAI KEBANGKITAN BANGSA | All Rights Reserved.