Nelayan NTT Keluhkan Program KKP yang Tidak Tepat Sasaran

Berita Headline
Nelayan NTT Keluhkan Program KKP yang Tidak Tepat Sasaran

PKBNews - DIALOG nelayan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB H Abdul Muhaimin Iskandar sampai pada kesimpulan bahwa tidak tepat sasaran dalam pengambilan kebijakan yang dilakukan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) merupakan penyakit umum yang masih belum sembuh.

"Padahal, kontrak saya dengan Presiden Jokowi sebelum menjadi presiden adalah pembenahan anggaran. Persoalan ini tentu kita sampaikan kepada Presiden Jokowi, Menteri KKP atau Menko Kemaritiman," katanya di NTT, Senin (5/6/2017).

Pria yang biasa disapa Cak Imin itu berkata, melesetnya pemberian perumahan dan pemberian alat tangkap membuktikan perencanaan kementerian masih belum baik. Tidak terorganiser sesuai dengan mekanisme yang seharusnya dilalui.

"Saya upayakan mengingatkan kembali presiden untuk memperbaiki anggaran kita. Penyakit paling parah tidak ada skala prioritas," ujarnya.

Cak Imin berjanji akan menjadikan program pemberian 200 unit perahu kepada nelayan NTT sebagai agenda PKB untuk segera direalisasikan.

"Saya setuju harus ada modernisasi alat tankap nelayan, namun harus sesuai dengan kemampuan dan kebiasaan nelayalan setempat. Jangan sampai mereka mampunya mengeluarkan operasional Rp1 juta dipaksa keluar duit operasional Rp5 juta. Ini harus menjadi perhatian," ucapnya.

 
 

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
JL. Raden Saleh No 9 Jakarta Pusat 10430
Telp : 021-3145328 FAX : 021-3145329
Email :
MEDIA CENTER DPP PKB
Situs resmi Partai Kebangkitan Bangsa.
Jika ingin berpartisipasi, silakan
Kirim artikel / Foto ke email:
© 2016 PARTAI KEBANGKITAN BANGSA | All Rights Reserved.