Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Menteri Muhajir Tak Pahami Peran Kesejarahan Madrasyah

Berita Utama
Menteri Muhajir Tak Pahami Peran Kesejarahan Madrasyah

PKBNews - SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Abdul Kadir Karding (AKK) menilai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendi tak memahami peran kesejarahan madrasah diniyah (madin) dalam membangun dan membentuk karakter anak bangsa sehingga membuat kebijakan full day school (FDS).

"Pasti akan ada pertanyaan apakah Pak Muhajir tidak memahami peran kesejarahan madrasah?. Jawabannya sudah pasti paham, hanya saja ada niat untuk mematikan kelompok tertentu," katanya di Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Menurut AKK, kalau tidak ada niat mematikan kelompok tertentu, sudah pasti Mendikbud Muhajir mamahami bagaimana cara membuat kebijakan yang baik.

"Kebijakan yang baik adalah kebijakan yang tidak merugikan orang, kelompok lain dan tidak bikin gaduh. Kebijakan yang baik adalah yang dibuat dengan kajian matang, dengan rencana yang baik. Apakah kebijakan full day school sudah memenuhi unsur itu? Saya kira tidak sama sekali," katanya.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) itu berkata, Menteri Muhajir tidak mengetahui seberapa besar peran madrasah dalam membangun karakter bangsa atau tutup mata soal itu.

"Harusnya Pak Menteri Muhajir tahu bahwa madrasyah di bangun atas swadaya masyarakat. Hargai mereka-mereka yang turut serta memajukan pendidikan di Indonesia, dengan berpikir sekolah umum dikuatkan, madrasah dikembangkan," ucap AKK.

AKK mengingatkan, kebutuh bangsa Indonesia adalah mengadirkan cara berpikir keagamaan yang moderat. Maka solusi dasarnya adalah madrasah. Justru negara berkewajiban meningkatkan anggaran tuk sarana prasarana madrasah,peningkatan kwalitas dan kesejahteraan gurunya.

"Justru pemerintah perlu memperkuat manajemen madrasyah agar tumbuh jadi lembaga pendidikan yang kuat dengan ciri keindonesiaan yang khas. Mari kita ikuti seruan Ketum PKB untuk jihad tolak FDS selama kebijakan tersebut belum dicabut," tandasnya.