Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Kepengurusan Baru DPW PKB NTB Dikukuhkan

Berita Daerah
Kepengurusan Baru DPW PKB NTB Dikukuhkan
PKBNews - KETUA Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Abdul Muhaimin Iskandar melantik Lalu Hadrian Irfani sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk masa bakti 2017-2022. 
 
Ketua Wilayah PKB NTB Lalu Hadrian Irfani dan jajarannya lantik di Rinjani Ballroom, Lombok Raya Hotel (14/5/2017). 
 
Menurut Cak Imin -- panggilan akran HA Muhaimin Iskandar -- pengurus DPW PKB NTB yang baru terpilih diharapkan wajib bekerja keras dan bekerja cerdas dengan tulus untuk membesarkan PKB di NTB. Selain itu, juga mampu menjalankan fungsi kepartaian dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat secara luas.
 
“Sebagai anak kandung dari Nahdlatul Ulama, PKB juga harus memprioritaskan kebutuhan dan kepentingan warga Nahdiyin, khususnya pondok-pondok pesantren yang tersebar di berbagai tempat di NTB. Para ulama harus merasa PKB adalah rumah bersama dan perjuangan serta aspirasi politik mereka dapat terwadahi,” kata Cak Imin, belum lama ini. 
 
Cak Imin mengatakan bahwa trend positif yang belakangan dalam berbagai survei menunjukan kini PKB sebagai partai Islam terbesar, selain perlu disyukuri, juga wajib dipertahankan dan ditingkatkan, kinerja pengurus yang baru dilantik sangat penting dalam konteks itu. 
 
Sementara itu, Ketua DPW PKB NTB, Hadrian Irfani menegaskan komitmen dirinya dan pengurus yang baru untuk membesarkan PKB di NTB. Infrastruktur partai akan bekerja aktif untuk memperjuangkan kepentingan publik, PKB akan menjadi wadah bagi sirkulasi elit ditingkat lokal, dan kenpetingan masyarakat NTB akan benar-benar menjadi prioritas. 
 
“Selain perolehan kursi di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota yang akan kita tingkatkan, sejumlah pemilihan kepala daerah, Gubernur dan Bupati tahun depan juga kita upayakan untuk kita menangkan, salah satunya di Lombok Timur, dimana kader terbaik PKB akan kita usung dan berkontestasi disana,” tukas Irfani.