Indonesia Harus Angkat Derajat Para Nelayan

Berita Headline
Indonesia Harus Angkat Derajat Para Nelayan
PKBNews - HARI ini, tanggal 8 Juni, dunia internasional memperingatinya sebagai sebagai Hari Samudera Dunia. Sebagai salah satu kepulauan dengan lautan yang luas dan garis pantai terpanjang kedua di dunia, tentu Indonesia menganggap momen hari ini sebagai salah satu cara untuk membangkitkan kepedulian pada laut.
 
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, Indonesia harus menjadikan momentum penting Hari Samudera Dunia dengan merefleksikan dan menambah kepedulian, tidak hanya kepada laut, tapi juga kepada nelayan yang secara langsung bersentuhan dengan samudera, di seluruh Tanah Air. 
 
“Bagi kita Hari Samudera Dunia harus dikaitkan dengan nasib kaum nelayan, golongan yang langsung bernapas bersama deru samudera,” kata H. Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin, di Jakarta, Kamis (8/6/2017).
 
Menurut Cak imin, perhatian pemerintah kepada para nelayan tidak boleh diabaikan. Mereka adalah tulang punggung bangsa yang senantiasa menyuplai ikan yang berhasil mereka tangkap untuk dikonsumsi oleh seluruh bangsa Indonesia, bahkan dunia.
 
Kendati demikian, Cak Imin mendorong dan mendukung penuh seluruh kebijakan yang sudah dan/atau akan dibentuk oleh pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo saat ini. Dengan catatan kebijakan tersebut mampu mengangkat harkat dan martabat kaum nelayan.
 
“Kita dukung peran Indonesia lebih optimal dalam organisasi perikanan regional di Samudera Hindia dan kawasan lainnya,” katanya.
 
Cak Imin mengatakan bahwa nasib nelayan di Indonesia harus lebih difokuskan saat memperingati #HariSamuderaDunia. Baik sekarang dan masa depannya. 
 
Di era Presiden Joko Widodo, kata Cak Imin, pihaknya sangan mendukung kebijakan yang menyangkut maritim, khususnya harkat dan martabat nelayan. 
 
"Kita mendukung peran Indonesia lebih optimal dalam organisasi perikanan regional di Samudera Hindia dan kawasan lainnya," kata Cak Imin. 
 
Kata Cak Imin, data yang ada seperti dalam organisasi perikanan regional di Samudera Hindia (IOTC), jumlah kapal berbendera Indonesia sat ini dipastikan menurun. 
 
"Kalau jumlah kapal penangkap ikan menurun, ya hasilnya tangkapan ikan juga akan ikut menurun," kata Cak Imin.  
 
Selain itu, Cak Imin mengatakan bahwa pihaknya juga mendukung terobosan pemerintahan Presiden Joko Widodo khususnya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pelabuhan perikanan dengan standar internasional. 
 
Karena itu, pelabuhan perikanan seperti di Benoa, Cilacap, Pelabuhan Ratu, Bungus (SumBar) juga di utara Indonesia harus di upgrade lagi. 
 
Cak Imin bahkan menilai bahwa kebijakan maritim Presiden Joko Widodo tidak main-main untuk meningkatkan peran kelautan Indonesia dan nasib nelayan. 
 
Di sisi lain, Cak Imin juga menyinggung soal kondisi laut di Indonesia. Katanya, di masa depan yang justru paling menakutkan kita sebagai bangsa Indonesia adalah naiknya permukaan laut akibat pemanasan global.
 
"Kita punya garis pantai terpanjang kedua di dunia. Permukaan laut kita semakin tinggi jadi ancaman lingkungan dan nasib nelayan.  Makin tingginya permukaan laut memang tidak dirasakan langsung. Tapi perlahan-lahan akan menenggelamkan tempat tinggal nelayan," kata Cak Imin.  
 
Kata Cak Imin, di  #HariSamuderaDunia #WorldOceansDay, "Kita harus lebih sadar lagi bahwa negeri kita diselimuti oleh laut. Nasib kita ada di dalamnya, terutama para nelayan-nelayan Indonesia," tandas Cak Imin. 
DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
JL. Raden Saleh No 9 Jakarta Pusat 10430
Telp : 021-3145328 FAX : 021-3145329
Email :
MEDIA CENTER DPP PKB
Situs resmi Partai Kebangkitan Bangsa.
Jika ingin berpartisipasi, silakan
Kirim artikel / Foto ke email:
© 2016 PARTAI KEBANGKITAN BANGSA | All Rights Reserved.