Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Dana Desa Hanya Stimulan Pembangunan Desa

Berita Utama
Dana Desa Hanya Stimulan Pembangunan Desa
PKBNews-PEMERINTAH mengingatkan agar dana desa sebaiknya tidak dijadikan sebagai sumber utama pembangunan desa. Karena dana desa diperuntukan hanya sebagai stimulan pembangunan desa.
 
"Kami berharap dana desa tidak menjadi sumber utama, tetapi menjadi stimulan. Makanya, badan usaha milik desa (BUMDes) terus dipromosikan dan hasilnya dalam jangka waktu tiga bulan ini sudah banyak BUMDes yang didirikan," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di Jakarta, Kamis (8/12/2016).
 
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan bahwa saat ini, ada sekitar 20.000 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan sebanyak 4.000 BUMDes memiliki keuntungan lebih dari 100 juta per tahun.
 
"Ada juga BUMDes yang untungnya miliaran juga. Jika BUMDes memiliki keuntungan lebih dari Rp10 miliar, bisa mengelola pembangunannya sendiri," ujar Eko.
 
Menteri Eko mengatakan antara BUMDes dan koperasi tidak perlu diperdebatkan karena BUMDes bisa memiliki unit usaha dalam bentuk koperasi.
 
"Kami sudah bicara dengan Menteri Koperasi mengenai hal itu, dan saya harus konsul terlebih dahulu dengan Mendagri dan Menko PMK," kata Eko. 
 
Karena itu, Menteri Eko berharap semakin banyak BUMDes yang berhasil dan meraih keuntungan. Meski demikian, dia menegaskan peran swasta juga diperlukan untuk meningkatkan perekonomian di desa.
 
"Swasta bisa masuk ke sarana pascapane. Jika fokus, maka bisa memberi keuntungan besar. Hampir semua konglomerat berasal dari mengelola usaha pascapanen," tandasnya.
 
Menteri Eko pun mengharapkan agar setiap provinsi memiliki satu produk unggulan sehingga pengusaha bisa masuk ke sektor pascapanen. 
 
Bahkan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menginstruksikan agar perusahaan pascapanen diberikan kemudahan kredit.