Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Aktivis Pemuda Desa Dorong Huda Nyalon di Pilgub Jabar

Berita Daerah
Aktivis Pemuda Desa Dorong Huda Nyalon di Pilgub Jabar

PKBNews - KETUA Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat (Jabar) Syaiful Huda didorong untuk maju dalam bursa calon gubernur (cagub) maupun calon wakil gubernur (wagub) Jabar 2018. Huda dinilai memiliki modal politik, kultural dan modal sosial yang cukup untuk bersaing di tanah Pasundan.

"Syaiful Huda layak untuk bersaing sebagai kandidat gubernur maupun wakil gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2018," kata aktivis Gerakan Pemuda Desa, Abdul Razak, Rabu (9/8/2017).

Menurut Abdul Razak, secara politik Huda merupakan politisi muda yang memimpin salah satu partai politik pemilik kursi di DPRD Jabar, sedangkan secara kultural pria kelahiran 2 April 1977 tersebut dikenal besar di kalangan santri.

"Ditambah lagi Huda juga mempunyai jaringan luas di kalangan aktivis Jabar. Sejak kuliah di UIN Bandung Huda dikenal sangat concern dengan isu-isu perdesaan khusus advokasi pertanian, dan advokasi isu buruh di Jabar," tuturnya.

Abdul Razak memberi contoh rill sepak terjang Huda selama di Jabar, dalam kasus sengketa agraria antara petani dan perusahaan di kawasan Maleber Maros Kabupaten Cianjur di akhir 1990-an, Huda menginisiasi terbentuknya Kelompok Petani Maleber Baros (KPMB).

Organisasi petani tersebut mencoba membantu perjuangan petani di Kabupaten Cianjur dalam mendapatkan hak-hak agraria mereka dalam menghadapi kelompok pengusaha. Selain itu Huda juga aktif mengadvokasi hak-hak buruh melalui Sarikat Buruh Muslimin (Sarbumusi) Jawa Barat.

"Bermodalkan pengalaman panjang sebagai aktivis tentu figur Huda sangat memahami apa yang harus dilakukan dalam memperbaiki nasib petani dan buruh," tuturnya.

Apalagi, lanjut Razak, mantan anggota DPRD Jabar periode 2004-2009 daerah pemilihan Subang-Majalengka-Sumedang (SMS) tersebut masih tercatat sebagai Staf Khusus Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Hal ini tentunya menjadi kredit tersendiri karena Huda dipastikan memahami isu-isu terbaru dalam upaya menguatkan peran desa dalam konteks pembangunan daerah di Indonesia. Apalagi jumlah desa di Jawa Barat mencapai 5.692 desa.

"Penduduk Jabar itu terbanyak di Indonesia, sebagian besar dari mereka hidup di desa-desa. Jika pemimpinnya paham bagaimana mengelola dan memberdayakan desa bisa dipastikan kesejahteraan masyarakatnya ikut terangkat,” ucapnya.