Partai Kebangkitan Bangsa

Muhaimin Iskandar Layak Diusung Menjadi Calon Wakil Presiden

Berita Utama

Muhaimin Iskandar Layak Diusung Menjadi Calon Wakil Presiden

PKBNews - KETUA Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Muhaimin Iskandar dinilai memiliki cukup pengalaman untuk diusung menjadi calon pemimpin Indonesia atau layak diusung menjadi calon wakil presiden.

Demikian dikatakan Pengamat politik dari Universitas Medan Area, Dr Warjio MA, Senin (2/10/2017).

Warjio mengatakan bahwa, Muhaimin Iskandar memiliki pengalaman dan rekam jejak yang panjang baik di organisasi massa ke-Islaman, partai politik, maupun karir kenegaraan yakni pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

"Pengalamannya berorganisasi dari mahasiswa, partai politik, hingga karir kenegaraan merupakan modal kuat bagi Muhaimin untuk diusung sebagai calon wakil presiden," ujar Warjio.

Menurut Warjio, Muhaimin pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa dan menjadi mitra koalisi partai-partai politik pengusung Pemerintah pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2009-2014) maupun Presiden Joko Widodo (2014-2019).

Sebelumnya, sejumlah akademisi dari beberapa kampus di Sumatera Utara menggelar Forum Group Discussion (FGD), di Medan, Minggu (1/10), membahas soal figur alternatif calon pemimpin menghadapi pemilu 2019.

FGD tersebut menghadirkan narasumber Prof Dr Badaruddin MSi dari Universitas Sumatara Utara (USU), Dr Warjio MA dari Universitas Medan Area (UMA), Dr Lelya Khairani MSi dan Sohibul Asnhor Siregar dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr Bahkrul Amal Khair MSi dan Tappil Rambe dari Universitas Negeri Medan (Unimed).

Kesimpulan dari FGD tersebut antara lain, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dinilai sebagai figur yang sangat layak diusung menjadi calon wakil presiden pada Pemilu 2019.

Sementara itu, Tappil Rambe mengatakan, Muhaimin memiliki basis massa rill yang terlihat pada pemilu legislatif tahun 2014 yakni sekitar 11,2 juta pemilih.

Kata Rambe, Muhaimin memiliki pemikiran ideologi relijius nasionalis yang cukup lengkap.